Seratus abang becak di Pacitan, Jawa Timur, menerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) pada 8 Februari 2026 di Pendopo Kabupaten. Program ini prioritas bagi pebecak lanjut usia yang masih kayuh manual, tahap awal 100 unit dari 300 target, ganti becak pedal demi kurangi polusi dan beban fisik.
Tujuan Program Nasional
Wakil Ketua GSN Nanik S Deyang jelaskan visi presiden: transisi bentor-becak ke listrik ramah lingkungan, isi daya rumah tangga bertahan 5-6 jam per charge. Bupati Indrata Nur Bayuaji puji inisiatif sentuh masyarakat kecil, ringankan lansia cari nafkah harian. Jawa11 dukung mobilitas inklusif ini, tapi kritikus tanya: apakah bantuan sporadis ini solusi sistemik atau gimmick elektoral, tanpa jaminan pasar becak listrik kompetitif lawan ojek daring?
Dampak Ekonomi Lokal
Becak konvensional Pacitan (70 Mile Sea Paradise) kini modernisasi, tapi tantangan: biaya perawatan baterai Rp23 juta/unit dan regulasi lalu lintas kota kecil. Nanik target nasional bertahap, apresiasi sumringah penerima tapi pengamat desak pelatihan UMKM charging station. Kritis: program bagus empati lansia, tapi abaikan data—berapa persen becak survive urbanisasi Grab-GoJek?
Manfaat Lingkungan
Listrik rumah tangga kurangi emisi karbon vs bensin, tapi skalabilitas terbatas infrastruktur PLN pelosok. Bupati harap tahap dua segera, tapi tanpa monitoring penggunaan, risiko idle atau jual ulang.
Prospek Berkelanjutan
Inisiatif ini tes komitmen green mobility bawah, tapi keberhasilan ukur peningkatan pendapatan pebecak 6 bulan pasca-bantuan—atau cuma headline sementara.